Tuesday, September 23, 2014

PERCABANGAN ILMU FILSAFAT



Pertemuan hari ke dua, 16 september 2014. Hari ini saya diajarkan tentang metafisika, salah satu pembagian cabang dari filsafat. Mari saya jabarkan.

Pembagian Cabang Filsafat Secara Umum
1.   Epistemologi: Filsafat ilmu pengetahuan
2.   Metafisika: Ontologi, Kosmologi, Teologi metafisik, Antropologi
3.   Logika: Ilmu berpikir kritis
4.   Etika: Filsafat tingkah laku
5.   Estetika: Filsafat keindahan
6.   Aksiologi: Filsafat Nilai
7.   Filsafat Khusus berbagai disiplin ilmu: Fils. Pendidikan, Fils. Agama, Fils. Hukum, Fils. Ekonomi, dll.

Jenis Pengetahuan
1.   Pengetahuan memiliki subjek, yakni yang mengetahui, dan objek yaitu sesuatu yang ikhwalnya kita ketahui.
2.   Pengetahuan bertautan erat dengan kebenaran, krn demi kebenaran pengetahuan eksis. Memang sulit mencapai seluruh kebenaran.

TIGA JENIS PENGETAHUAN
1.   Pengetahuan biasa: pra-ilmiah, krn hasil pencerapan indrawi dan hasil pemikiran rasional yang masih harus diuji lebih lanjut kebenarannya.
2.   Pengetahuan ilmiah: diperoleh lewat metode ilmiah dan dpt dijamin kepastian kebenarannya.
3.   Pengetahuan filsafati: pemikiran resional yang didasarkan pada pemahaman dan pemikiran logis, analitis dan sistematis.

Kesahihan Pengetahuan
Beberapa teori kesahihan pengetahuan:
          - Teori kesahihan koherensi: proposisi diakui sahih bila ia memiliki hubungan dengan gagasan proposisi sebelumnya yang sahih.
          -Teori kesahihan korespondensi: pengetahuan sahih, bila proposisi bersesuaian dengan realitas, punya kaitan erat dengan kepastian inderawi.
          - Teori kesahihan pragmatis: pengetahuan sahih bila proposisi punya kegunaan bagi yang memiliki pengetahuan.
          - Teori kesahihan logikal: memiliki term berbeda, tapi berisi informasi sama dan tak perlu dibuktikan lagi, mis. Siklus adalah lingkaran, lingkaran itu bulat. => Lingkaran bulat tak perlu dibuktikan kebenarannya.


Metafisika
1.   Etimologis: meta ta physika = sesudah fisika. Istilah Andronikos dari Rhodes untuk 14 buku Aristoteles yg ditempatkan sesudah fisika (8 buku). Aristoteles sendiri menyebut filsafat pertama (metafisika) dan filsafat kedua (fisika).
2.   Beragam arti metafisika:
a.   upaya mengkarakterisasi realitas sbg keseluruhan.
b.   usaha menyelidiki apakah hakikat yg berada di balik realitas.
c.   (umum) pembahasan falsafati yg komprehensif mengenai seluruh realitas atau segala sesuatu yang ada.
3.   Pembagian metafisika: Metafisika umum (ontologi) dan metafisika khusus yg meliputi: kosmologi, teologi metafisik, fils. Antropologi.

1. Metafisika Umum (Ontologi) membahas segala sesuatu yg ada secara menyeluruh dg cara memisahkan eksistensi dari penampilann eksistensi itu. Ada 3 teori ontoogis, yaitu: Idealisme, Materialisme, dan Dualisme.

2. Metafisika Khusus (Teologi Metafisik) meliputi:
-Kosmologi: (kosmos=dunia/ketertiban, logos=kata, ilmu) percakapan ttg alam/ketertiban paling fundamental dr seluruh realitas, yang artinya: memandang alam sbg totalitas dr fenomena. Yg disoroti: ruang dan waktu, perubahan, kebutuhan, keabadian dg metode rasional.
- Teologi metafisik: dikenal dg theodicea yg membahas kepercayaan pd Allah di tengah realitas kejahatan yg merajalela di dunia.
Membahas eksistensi Allah lepas dari kepercayaan agama. Beberapa tokoh Anselmus, Descartes, Thomas Aquinas, I.Kant membuktikan Allah ada dg bukti rasional sbb:

-Argumen ontologis: semua manusia punya ide ttg Allah. Realitas lebih sempurna dr ide. Tuhan pasti ada dan realitas adanya pasti lebih sempurna dr ide manusia ttg Tuhan.
-Argumen kosmologis: setiap akibat pasti punya sebab. Dunia (kosmos) adalah akibat. Penyebab adanya dunia ialah Tuhan.
-Argumen teleologis: Segala sesuatu ada tujuannya. Seluruh realitas tidak terjadi dengan sendirinya. Pengatur tujuan adalah Tuhan.
-Argumen moral:Manusia bermoral karena dpt membedakan yang baik dan buruk. Dasar dan sumber moralitas adalah Allah.



AKSIOLOGI
Aksiologi berasal dari kata dalam bahsa Yunani, yaitu axios dan logos. Axios berarti nilai dan logos berarti ilmu. Nilai berkaitan dengan kegunaan. Aksiologi merupakan cabang Filsafat yang mempertanyakan bagaimana manusia menggunakan ilmunya. Aksiologi sebagai ilmu yang membicarakan tujuan ilmu pengetahuan itu sendiri. Aksiologi adalah bagian dari filsafat yang menaruh perhatian tentang baik dan buruk, benar dan salah, serta tentang cara dan tujuan dari perbuatan manusia. Aksiologi merumuskan suatu teori yang konsisten mengenai perilaku etis.
1.   Pembagian aksiologi
Aksiologi dibagi dalam dua bagian, yaitu: 1) Etika (Filsafat Etika),dan 2) Estetika (Filsafat keindahan).
Etika mengkaji tentang prinsip-prinsip dan konsep-konsep yang mendasari penilaian terhadap perilaku manusia. Contohnya, tindakan yang membedakan benar salah menurut moral, putusan moral bertindak sewenang-wenang atau bertindak sekehendak hati. Etika digunakan untuk membedakan hal-hal, perbuatan-perbuatan, atau manusia-manusia lainnya. Etika sebagai filsafat yang memuat pendapat, norma, dan istilah moral. Etika sebagai aturan sopan santun dalam pergaulan.
Estetika mengkaji tentang prinsip-prinsip yang mendasari penilaian atas berbagai bentuk seni, yang mengkaji apa tujuan seni, apa peranan rasa dalam pertimbangan estetika, bagaimana kita bisa menganal karya besar seni.  Estetika berkenaan dengan nilai tentang pengalaman keindahan yang dimiliki manusia terhadap lingkungan dan fenomena di sekelilingnya.

1.    FAKTA dan NILAI
-Fakta adalah sesuatu yang ada secara nyata, berlangsung begitu saja. Fakta dapat dilukiskan secara objektif. Misalnya, letusan gunung Merapi. Letusan bisa  punya nilai bagi seorang, tdk bagi yg lain.
-Nilai adalah sebagai sesuatu yg berlaku, sesuatu yg memikat/mengimbau kita.  Nilai berperanan dalam suasana apresiasi, sementara fakta ditemui dalam konteks deskripsi
Fakta selalu mendahului nilai, duluan fakta baru penilaian atas fakta tersebut.
NILAI MORAL
Nilai moral memiliki kekuatan besar yg memaksa utk menerimanya, walaupun bertentangan dg hasrat kecenderungan dan kepentingan pribadi kita.
Ciri2 nilai moral:
1). Berkaitan dengan tanggungjawab kita sbg manusia. Nilai moral bs diwujudkan dlm perbuatan  yg sepenuhnya jd tanggungjawab.
2). Berkaitan dg hati nurani,
3). Mewajibkan, mis nilai moral mewajibkan scr absolut,
4). Bersifat formal: tdk ada nilai moral yg ‘murni’ terlepas dari nilai lain.
Nilai sbg kualitas yg tdk riil. Jadi, nilai itu bukan merupakan benda atau unsur dari benda, melainkan sifat, kualitas yang dimiliki objek tertentu yg dikatakan ‘baik’.
2.  Obyektivitas dan subyektivitas nilai
Nilai itu kadang-kadang bersifat obyektif, namun kadang-kadang bersifat subyektif.
Dikatakan obyektif apabila nilai-nilai tidak tergantung pada subyek atau kesadaran yang menilai. Tolak ukur suatu gagasan berada pada obyeknya bukan pada subyek yang melakukan penilaian. Kebenaran tidak tergantung pada kebenaran pada pendapat individu melainkan pada obyektivitas fakta.
Nilai menjadi subyektif apabila subyek berperan dalam memberikan penilaian, kesadaran manusia menjadi tolak ukurnya. Dengan demikian, nilai subyektif selalu memerhatikan berbagai pandangan yang dimiliki akal budi manusia, seperti perasaan yang akan mengasah kepada suka atau tidak suka, senang atau tidak senang.
3.    Peranan Nilai bagi Kita
-Nilai merupakan objek sejati bagi tindakan manusia.
-Nilai mengarahkan manusia dan memberi daya tarik bagi manusia dalam membentuk dirinya melalui tindakan-tindakannya.
-Menata hubungan sosial dalam masyarakat.
-Memperkuat identitas kita sebagai manusia



 sekian blog hari ini. :)

Sumber blog diambil dari: power point materi kelas filsafat, Psikologi Universitas Tarumanagara angkatan 2014.

12 comments:

  1. Jarang bgt nih ada org yg ngeblog ttg filsafat, bagus2, keep going. 95 deh buat lo haha

    ReplyDelete
  2. Bagus blog.nya tulisannya rapi 85 ya :)

    ReplyDelete
  3. Bgs nih blognya, padat singkat jelas dan menambah ilmu. 90

    ReplyDelete
  4. Singkat dan jelas kok :) tinggal di edit" dikit lagi :) 84 yaa

    ReplyDelete
  5. Blog ini juga bagus dan lengkap. 90 ya

    ReplyDelete
  6. Cetar mit..blognya juga jelas materinya 90

    ReplyDelete
  7. Lagi lagi bagus mitaaaa (Y) 90 nih buat kamu

    ReplyDelete
  8. bagus isi blognya, enak di baca dan mudah dimengerti
    90 ya buat kamu hehe :))

    ReplyDelete
  9. Mitta,blognya enak buat dibaca,gw kasih nilai 89

    ReplyDelete
  10. blognya udah bagus, nilainya 88 ya

    ReplyDelete
  11. Hai sis blognya udah bagus kok kasih nilai 89 yang ini

    ReplyDelete